http://cetak.kompas.com/read/2012/02/02/02311288/presiden.yudhoyono.intensifkan.dialog.

Kamis, 02 Februari 2012

Solusi Papua

Jakarta, Kompas – Sejumlah tokoh gereja di Papua, Rabu (1/2), memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membicarakan solusi yang dapat ditempuh guna mewujudkan perdamaian dan peningkatan kesejahteraan di Papua. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup di Wisma Negara tersebut, disepakati upaya untuk mendorong dialog yang intensif dengan berbagai unsur di Papua.

Presiden juga menginstruksikan jajarannya agar mengupayakan penanganan cepat (quick wins) untuk membangun infrastruktur di Papua. Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya ekonomi tinggi yang harus ditanggung rakyat Papua.

”Presiden menyambut baik pendapat perwakilan tokoh gereja yang ingin mewujudkan Papua yang damai. Presiden meminta semua pihak yang dipimpin Wakil Presiden untuk terus mendialogkan kemajuan Papua,” kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi seusai mengikuti pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono, tiga menteri koordinator, sejumlah menteri, serta Kepala Unit Kerja Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat Bambang Dharmono. Tokoh gereja Papua yang hadir adalah Pendeta Lipiyus Biniluk, Jan Pieth Wambraw, Isai Doom, Ronaldly Rionaldo Waromi, Theopilus Maupa, Daniel Sukan, Willem Yance Maury, Dorman Wandikbo, Obednego Mauri, Yulianus Worabay, Mathias Sarwa, Maurits Rumbekwan, dan Pastor Neles Tebay.

Presiden, menurut Gamawan, memberikan arahan kepada para menteri untuk segera mengupayakan penanganan cepat agar harga kebutuhan pokok di Papua menjadi lebih murah dibandingkan dengan kondisi sekarang.

Sejumlah upaya yang kini dikaji antara lain pembangunan pabrik semen di Papua dan penambahan kapal untuk memperlancar transportasi barang dan penumpang di Papua.

Pemerintah juga tengah memperjuangkan alokasi dana untuk membangun infrastruktur yang dapat memperlancar transportasi di Papua agar direalisasikan pada tahun ini.

”Di samping dialog-dialog terus dikembangkan dengan berbagai unsur, Presiden juga menugaskan Wapres untuk mewujudkannya,” kata Gamawan.

Para tokoh gereja di Papua itu berharap pemerintah juga mengintensifkan dialog dengan sembilan komponen tokoh masyarakat Papua yang lain, antara lain tokoh asli Papua, unsur adat, kepala daerah, dan Majelis Rakyat Papua.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menyatakan, pemerintah terus mengupayakan dialog dengan berbagai elemen di Papua. Hal itu dilakukan untuk membangun Papua yang damai, aman, dan lebih sejahtera. (why/FER)

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    http://cetak.kompas.com/read/2012/02/02/02311288/presiden.yudhoyono.intensifkan.dialog.

    Kamis, 02 Februari 2012

    Solusi Papua

    Jakarta, Kompas – Sejumlah tokoh gereja di Papua, Rabu (1/2), memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membicarakan solusi yang dapat ditempuh guna mewujudkan perdamaian dan peningkatan kesejahteraan di Papua. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup di Wisma Negara tersebut, disepakati upaya untuk mendorong dialog yang intensif dengan berbagai unsur di Papua.

    Presiden juga menginstruksikan jajarannya agar mengupayakan penanganan cepat (quick wins) untuk membangun infrastruktur di Papua. Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya ekonomi tinggi yang harus ditanggung rakyat Papua.

    ”Presiden menyambut baik pendapat perwakilan tokoh gereja yang ingin mewujudkan Papua yang damai. Presiden meminta semua pihak yang dipimpin Wakil Presiden untuk terus mendialogkan kemajuan Papua,” kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi seusai mengikuti pertemuan tersebut.

    Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono, tiga menteri koordinator, sejumlah menteri, serta Kepala Unit Kerja Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat Bambang Dharmono. Tokoh gereja Papua yang hadir adalah Pendeta Lipiyus Biniluk, Jan Pieth Wambraw, Isai Doom, Ronaldly Rionaldo Waromi, Theopilus Maupa, Daniel Sukan, Willem Yance Maury, Dorman Wandikbo, Obednego Mauri, Yulianus Worabay, Mathias Sarwa, Maurits Rumbekwan, dan Pastor Neles Tebay.

    Presiden, menurut Gamawan, memberikan arahan kepada para menteri untuk segera mengupayakan penanganan cepat agar harga kebutuhan pokok di Papua menjadi lebih murah dibandingkan dengan kondisi sekarang.

    Sejumlah upaya yang kini dikaji antara lain pembangunan pabrik semen di Papua dan penambahan kapal untuk memperlancar transportasi barang dan penumpang di Papua.

    Pemerintah juga tengah memperjuangkan alokasi dana untuk membangun infrastruktur yang dapat memperlancar transportasi di Papua agar direalisasikan pada tahun ini.

    ”Di samping dialog-dialog terus dikembangkan dengan berbagai unsur, Presiden juga menugaskan Wapres untuk mewujudkannya,” kata Gamawan.

    Para tokoh gereja di Papua itu berharap pemerintah juga mengintensifkan dialog dengan sembilan komponen tokoh masyarakat Papua yang lain, antara lain tokoh asli Papua, unsur adat, kepala daerah, dan Majelis Rakyat Papua.

    Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menyatakan, pemerintah terus mengupayakan dialog dengan berbagai elemen di Papua. Hal itu dilakukan untuk membangun Papua yang damai, aman, dan lebih sejahtera. (why/FER)

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on