Proyek REDD+ untuk mengurangi emisi di sektor kehutanan bertumpu pada skema pendanaan global. REDD+ disepakati akan dijalankan oleh berbagai negara termasuk di Indonesia.

Sebagai salah satu pemilik hutan terbesar di dunia. Tak terkecuali di Sulawesi Tengah. Oleh sebab itu, berbagai organisasi berbasis masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di daerah ini,

bersepakat untuk memonitor jalannya proses-proses tersebut.

 

Bulan Oktober tahun 2010 di Palu, berbagai organisasi masyarakat sipil yang berkecimpung dalam gerakan lingkungan hidup di Sulawesi Tengah, mendeklarasikan  berdirinya Kelompok Kerja Pemantauan REDD Sulawesi Tengah (Pokja Pantau). Tujuan Pokja Pantau adalah adanya pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat di sekitar hutan dalam proyek REDD+ yang berbasiskan pada prinsip-priinsip Padiatapa dan rambu keselamatan.

 

Melalui kertas posisi ini, Kelompok Kerja Pemantauan REDD Sulawesi Tengah ingin menyatakan sikap dan pandangan masyarakat sekitar dan dalam hutan di Sulawesi Tengah, terkait perubahan iklim, emisi dari sektor kehutanan, serta skema pendanaan REDD.

Berikut Publikasi tersebut: [download id=”17″]

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Proyek REDD+ untuk mengurangi emisi di sektor kehutanan bertumpu pada skema pendanaan global. REDD+ disepakati akan dijalankan oleh berbagai negara termasuk di Indonesia.

    Sebagai salah satu pemilik hutan terbesar di dunia. Tak terkecuali di Sulawesi Tengah. Oleh sebab itu, berbagai organisasi berbasis masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di daerah ini,

    bersepakat untuk memonitor jalannya proses-proses tersebut.

     

    Bulan Oktober tahun 2010 di Palu, berbagai organisasi masyarakat sipil yang berkecimpung dalam gerakan lingkungan hidup di Sulawesi Tengah, mendeklarasikan  berdirinya Kelompok Kerja Pemantauan REDD Sulawesi Tengah (Pokja Pantau). Tujuan Pokja Pantau adalah adanya pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat di sekitar hutan dalam proyek REDD+ yang berbasiskan pada prinsip-priinsip Padiatapa dan rambu keselamatan.

     

    Melalui kertas posisi ini, Kelompok Kerja Pemantauan REDD Sulawesi Tengah ingin menyatakan sikap dan pandangan masyarakat sekitar dan dalam hutan di Sulawesi Tengah, terkait perubahan iklim, emisi dari sektor kehutanan, serta skema pendanaan REDD.

    Berikut Publikasi tersebut: [download id=”17″]

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on