Berebut Tambang Emas, Empat Tewas di Pulau Buru

3
643

Kamis, 12 Juli 2012

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Empat warga tewas dalam bentrokan yang ditenggarai perebutan lahan yang mengandung emas di Pulau Buru, Maluku.

Peristiwa bentrokan tersebut terjadi kemarin siang, Rabu (11/7/2012) sekitar pukul 13.30 Wita. Baku hantam antara dua kelompok tersebut berawal ketika puluhan warga dari Kecamatan Ambalau menyerang masyarakat adat yang ada di daerah Pulau Buru.

“Mereka membawa senjata tajam, parang, dan tombak dan langsung melakukan penyerangan,” ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2012).

Akibat bentrokan antar warga tersebut menurut Agus empat orang warga meninggal dunia akibat terkena benda tajam dan satu orang terluka.

“Peristiwa tersebut mengakibatkan jatuhnya korban luka dan meninggal dunia. Empat orang meninggal diantaranya satu masyarakat Ambalau, satu masyarakat adat Pulau Buru, satu orang pendatang dari Tasikmalaya, dan satu orang pendatang asal Manado. Sementara yang terluka dari masyarakat Ambalau,” ungkap Agus.

Menurut Agus, peritiwa bentrokan berdarah tersebut merupakan kelanjutan dari bentrokan yang terjadi dua bulan lalu di daerah tersebut yang juga menimbulkan korban jiwa. Masalahnya dilatarbelakangi perebutan lahan karena dilokasi kejadian memiliki sumberdaya alam cukup tinggi berupa emas.

“Masyarakat di sana mengklaim dan merasa itu miliki mereka, sehingga kelompok lain tidak senang dan akhirnya timbulah konflik yang memakan korban,” terangnya.

Polisi bersama dengan TNI pun diturunkan untuk meredam konflik tersebut dan saat ini keadaan sudah bisa terkendali.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2012/07/12/berebut-tambang-emas-empat-tewas-di-pulau-buru