Surya Mahendra Saputra, Rabu, 08 Agustus 2012 | 20:11 WIB

JAKARTA: Kementerian Kehutanan menyiapkan lahan seluas 800.000 hektare guna mendukung upaya pemerintah merealisasikan swasembada pangan. Percetakan lahan pertanian di kawasan hutan perlu dikelola oleh BUMN guna memudahkan pemantauan.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan cadangan hutan itu mencakup 500.000 ha di Merauke, termasuk izin penggunaan kawasan hutan untuk perkebunan tebu seluas 20.000 ha.

Pekan depan, Zulkifli juga akan menandatangani tata ruang pangan untuk Merauke Integrated Food And Energy Estate (MIFFE).

Percetakan lahan pertanian baru juga akan dikonsentrasikan di Kalimantan Tengah seluas 170.000 hektare dan Kalimantan Barat seluas 120.000 ha.

Zulkifli menilai pemanfaatan kawasan hutan sebagai sentra produksi pangan akan disesuaikan dengan ketersediaan tegakan hutan serta pelepasan izin pinjam pakai kawasan yang terbengkalai.

Pemanfaatan kawasan hutan sebagai sentra produksi pangan memang kian mendesak mengingat penyusutan lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian per tahun mencapai 100.000 ha.

Hingga kini, luas lahan baku sawah di Indonesia hanya tersisa 6,7 juta ha.

Kebutuhan lahan baku sawah diproyeksi seluas 5,875 juta hektar guna mencapai ketahanan pangan pada 2025.

Sementara total luas kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi sebagai sentra produksi pangan mencapai 9,09 juta ha. (ra)

Sumber: http://www.bisnis.com/articles/swasembada-pangan-kemenhut-siapkan-lahan-800-ha
Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Surya Mahendra Saputra, Rabu, 08 Agustus 2012 | 20:11 WIB

    JAKARTA: Kementerian Kehutanan menyiapkan lahan seluas 800.000 hektare guna mendukung upaya pemerintah merealisasikan swasembada pangan. Percetakan lahan pertanian di kawasan hutan perlu dikelola oleh BUMN guna memudahkan pemantauan.

    Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan cadangan hutan itu mencakup 500.000 ha di Merauke, termasuk izin penggunaan kawasan hutan untuk perkebunan tebu seluas 20.000 ha.

    Pekan depan, Zulkifli juga akan menandatangani tata ruang pangan untuk Merauke Integrated Food And Energy Estate (MIFFE).

    Percetakan lahan pertanian baru juga akan dikonsentrasikan di Kalimantan Tengah seluas 170.000 hektare dan Kalimantan Barat seluas 120.000 ha.

    Zulkifli menilai pemanfaatan kawasan hutan sebagai sentra produksi pangan akan disesuaikan dengan ketersediaan tegakan hutan serta pelepasan izin pinjam pakai kawasan yang terbengkalai.

    Pemanfaatan kawasan hutan sebagai sentra produksi pangan memang kian mendesak mengingat penyusutan lahan pertanian menjadi lahan nonpertanian per tahun mencapai 100.000 ha.

    Hingga kini, luas lahan baku sawah di Indonesia hanya tersisa 6,7 juta ha.

    Kebutuhan lahan baku sawah diproyeksi seluas 5,875 juta hektar guna mencapai ketahanan pangan pada 2025.

    Sementara total luas kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi sebagai sentra produksi pangan mencapai 9,09 juta ha. (ra)

    Sumber: http://www.bisnis.com/articles/swasembada-pangan-kemenhut-siapkan-lahan-800-ha
    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on