Usai mengambil alih pabrik ikan kaleng dari pihak swasta, kemudian mendirikan pabrik sagu di kais, Sorong Selatan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kian meningkatkan inventasi di bagian barat pulau Papua.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap membangun kawasan real estate di Sorong, Papua Barat. Pembangunan di kawasan tersebut, menurut Staf Ahli Menteri BUMN, dilakukan melihat pertumbuhan ekonomi di Papua Barat yang saat ini semakin tumbuh pesat.

“Kementerian mendapat kabar bahwa perekonomian Papua Barat sangat tumbuh,” ujar Staf Ahli Menteri BUMN bidang Kebijakan Publik Sahala Lumban Gaol kepada jpnn.com di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (21/1).

Menurutnya, potensi di wilayah Papua Barat dan Papua Timur harus dieksplor sebaik mungkin. Sahala lantas mengambil contoh beberapa perusahaan pelat merah yang sudah maju mengembangkan usahanya di Sorong. Ia meyakini dengan membangun kawasan real estate di Sorong bakal mengangkat lagi pertumbuhan ekonomi di sana.

“Kami merencanakan dan kami review bahwa kami akan berinvestasi di area ini, seperti pembangunan real estate di Papua. Kita jangan hanya bicara Sorong hanya sebagian, melainkan perusahaan apa yang bisa menggerakkan perekonomian di Sorong. Di sana sudah ada Semen Indonesia, Pupuk Indonesia,” pungkasnya.

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Usai mengambil alih pabrik ikan kaleng dari pihak swasta, kemudian mendirikan pabrik sagu di kais, Sorong Selatan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kian meningkatkan inventasi di bagian barat pulau Papua.

    Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap membangun kawasan real estate di Sorong, Papua Barat. Pembangunan di kawasan tersebut, menurut Staf Ahli Menteri BUMN, dilakukan melihat pertumbuhan ekonomi di Papua Barat yang saat ini semakin tumbuh pesat.

    “Kementerian mendapat kabar bahwa perekonomian Papua Barat sangat tumbuh,” ujar Staf Ahli Menteri BUMN bidang Kebijakan Publik Sahala Lumban Gaol kepada jpnn.com di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (21/1).

    Menurutnya, potensi di wilayah Papua Barat dan Papua Timur harus dieksplor sebaik mungkin. Sahala lantas mengambil contoh beberapa perusahaan pelat merah yang sudah maju mengembangkan usahanya di Sorong. Ia meyakini dengan membangun kawasan real estate di Sorong bakal mengangkat lagi pertumbuhan ekonomi di sana.

    “Kami merencanakan dan kami review bahwa kami akan berinvestasi di area ini, seperti pembangunan real estate di Papua. Kita jangan hanya bicara Sorong hanya sebagian, melainkan perusahaan apa yang bisa menggerakkan perekonomian di Sorong. Di sana sudah ada Semen Indonesia, Pupuk Indonesia,” pungkasnya.

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on