Sejumlah masyarakat Bagan Limau, Pelalawan, Senin 23 Februari 2015 mendatangi DPRD Riau untuk mengadukan PT Indo Sawit Subur yang diklaim telah menyerobot lahan mereka. Warga diterima Komisi A.

Didampingi pengurus LAM Riau, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan adukan PT Indo Sawit Subur, Pelalawan ke Komisi A DPRD Riau.

”‎Aduan masyarakat ini berkaitan dengan lahan mereka yang diserobot PT Indo Sawit Subur. Kejadiannya sudah lama, tahun 1988 lalu,” kata Annas Haismana, Ketua DPH LAM Riau bidang Kajian dan Pembelaan Hak-Hak Masyarakat dan Adat ‎dihadapan anggota Komisi A DPRD Riau.

Sebenarnya, persoalan ini sudah disampaikan pihaknya ke pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Namun waktu itu Pemkab Pelalawan sebutnya, malah ‎menyerahkan hal ini ke pihak Kecamatan Ukui.

“Sampai sekarang pihak kecamatan belum merespon laporan kami, tidak ada realisasinya, sehingga aktivitas perusahaan masih berjalan dilahan yang luasnya lebih kurang 2900 hektar. Lahannya sekarang ditanami sawit, dulunya bekas kebun karet,” ungkapnya.‎

Ia pun berharap, Komisi A DPRD Riau bisa memfasilitasi persoalan ini. Pihaknya juga berharap, Komisi A bisa mengundang hearing bersama dengan pihak perusahaan.

Menanggapi hal ini, Hazmi Setiadi, Ketua Komisi A DPRD Riau menyambut positif laporan tersebut. Sebelum mengundang hearing, pihaknya berharap masyarakat bisa menyerahkan laporannya secara tertulis.

“Kita minta mereka bisa membuat surat laporan secara tertulis yang ditujukan ke pimpinan. Kemudian pimpinan nanti mendisposisikan ke kami, barulah bisa kita tindak lanjuti persoalan ini,” tutup politisi PAN ini.‎

http://www.riauterkini.com (Senin, 23 Pebruari 2015 16:05)

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Sejumlah masyarakat Bagan Limau, Pelalawan, Senin 23 Februari 2015 mendatangi DPRD Riau untuk mengadukan PT Indo Sawit Subur yang diklaim telah menyerobot lahan mereka. Warga diterima Komisi A.

    Didampingi pengurus LAM Riau, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan adukan PT Indo Sawit Subur, Pelalawan ke Komisi A DPRD Riau.

    ”‎Aduan masyarakat ini berkaitan dengan lahan mereka yang diserobot PT Indo Sawit Subur. Kejadiannya sudah lama, tahun 1988 lalu,” kata Annas Haismana, Ketua DPH LAM Riau bidang Kajian dan Pembelaan Hak-Hak Masyarakat dan Adat ‎dihadapan anggota Komisi A DPRD Riau.

    Sebenarnya, persoalan ini sudah disampaikan pihaknya ke pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Namun waktu itu Pemkab Pelalawan sebutnya, malah ‎menyerahkan hal ini ke pihak Kecamatan Ukui.

    “Sampai sekarang pihak kecamatan belum merespon laporan kami, tidak ada realisasinya, sehingga aktivitas perusahaan masih berjalan dilahan yang luasnya lebih kurang 2900 hektar. Lahannya sekarang ditanami sawit, dulunya bekas kebun karet,” ungkapnya.‎

    Ia pun berharap, Komisi A DPRD Riau bisa memfasilitasi persoalan ini. Pihaknya juga berharap, Komisi A bisa mengundang hearing bersama dengan pihak perusahaan.

    Menanggapi hal ini, Hazmi Setiadi, Ketua Komisi A DPRD Riau menyambut positif laporan tersebut. Sebelum mengundang hearing, pihaknya berharap masyarakat bisa menyerahkan laporannya secara tertulis.

    “Kita minta mereka bisa membuat surat laporan secara tertulis yang ditujukan ke pimpinan. Kemudian pimpinan nanti mendisposisikan ke kami, barulah bisa kita tindak lanjuti persoalan ini,” tutup politisi PAN ini.‎

    http://www.riauterkini.com (Senin, 23 Pebruari 2015 16:05)

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on