Pilih Kepala Suku Besar, Digelar Musdat Kampung Sima

1
699
Spanduk selamat datang pada musyawarah suku besar Yerisiam Goa IMG_7650
Spanduk selamat datang pada musyawarah suku besar Yerisiam Goa IMG_7650

NABIRE–Dalam rangka memilih kepala suku besar Yerisiam yang baru, pasca meninggalnya almarhum S.P. Hanebora (kepala suku besar yerisiam yang lama) beberapa waktu lalu, pihak panitia pelaksanaan Musyawarah Adat (Musdat) menggelar musyawarah besar Suku Yerisiam bertempat di salah satu balai Kampung Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire, Senin (11/5).

Musyawarah besar suku Yerisiam yang rencana digelar selama 3 hari ini, sesuai pantauan media ini berjalan aman, lancar meskipun sempat sedikit ada argumentasi-argumentasi positif dari para peserta Mubes melalui perwakilan sub suku Yerisiam, diantaranya Waoha, Sarakwari, Koroba dan suku Akaba.

Sesuai pantauan media ini sebelum dilaksanakan pemilihan kepala suku besar Yerisiam baru, pihak panitia yang diketuai Yansen Sipandang dan wakil ketua, Gunawan Hanebora membuka Mubes dengan melakukan pengecekan (rool cool) peserta musyawarah dan dilanjutkan dengan pengesahan jadwal Mubes.

Panitia Penyelenggara mubes Yerisiam IMG_7677
Panitia Penyelenggara mubes Yerisiam IMG_7677

Hingga berita ini tulis, belum ada informasi terkait siapa yang menjadi kepala suku besar Yerisiam yang baru. Hal ini lantaran, di Kampung Sima tempat pelaksanaan Mubes tersebut tidak terdapat jaringan telekomunikasi alias bebas pulsa. Namun secara keseluruhan jalannya Mubes tersebut berjalan aman, lancar dan penuh kekeluargaan.

Sebelum dilaksanakan pemilihan dan pengesahan Tata Tertib (Tatib) Musdat Suku Besar Yerisiam, pihak panitia juga mengundang pihak pemerintah daerah dalam hal ini diwakili Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kabupaten Nabire, Dewan Adat Papua (DAP) dan Yayasan Pusaka.

Tidak hanya sebatas diundang untuk menghadiri Mubes Suku Yerisiam tersebut, pihak Kesbangpol Linmas, DAP dan Yayasan Pusaka juga diberi kesempatan untuk menyampaikan materi sebagai bahan refleksi bagi masyarakat adat Suku Yerisiam terkait Organisasi kemasyarakat (Ormas), adat dan persoalan yang muncul akhir-akhir ini ditengah masyarakat adat Papua, khususnya di masyarakat Yerisiam.
Kesbangpol Linmas Nabire melalui Sekretaris Badan Derek Nurlette didamping salah satu Kabidnya memberikan materi refleksi terkait seputar Ormas dan penjabaran serta pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun, sedangkan DAP diwakili Sekretaris I John Gobai,NR menyampaikan materi terkait peran DAP dalam mengangkat harkat martabat masyarakat adat Papua, khususnya masyarakat Adat Yerisiam.

Peserta Mubes yang tak lain suku besar Yerisiam goa IMG_7824
Peserta Mubes yang tak lain suku besar Yerisiam goa IMG_7824

Sementara itu, dari Yayasan Pusaka diwakili langsung Arkilaus Baho menyampaikan bahan materi refleksi tentang jembatan orang-orang adat tahun 2015. Usai penyampaian materi refleksi dari Kesbangpol Nabire dilanjutkan dengan materi dari DAP dan Yayasan Pusaka. Namun sebelumnya dari Yayasan Pusaka menyerahkan secara simbolis terkat peta sawit di Papua yang dikuasai oleh pemengang modal dengan pengabaian hak ulayat masyarakat adat. (wan)

http://www.papuaposnabire.com/index.php/nabire/1739-pilih-kepala-suku-besar-yerisiam-digelar-musdat-kampung-sima