JAYAPURA, KOMPAS.com – Seorang pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi di Pabrik Pengolahan Bijih di Mil 74, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (25/7/2015).

Chairully Salam yang bekerja di Departemen Metalurgi Service PTFI mengalami kecelakaan saat melakukan pengecekan konveyor 2 BC 303, SAG Mill 1. Saat itu, dia berusaha memindahkan sebuah benda yang menghalangi material tambang di atas konveyor. Ketika berusaha mencungkil dengan pipa kecil, dia justru ditarik oleh mesin konveyor yang masih berjalan.

Upaya regu penolong dari Emergency Response Groups (ERG) PTFI yang datang beberapa saat setelah kejadian mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah mengeluarkannya dari mesin konveyor, jenasah Chairully langsung dievakuasi ke Rumah Sakit SOS Tembagapura.

Juru bicara PTFI, Riza Pratama membenarkan kejadian itu. Menurut Riza, kecelakaan kerja tersebut terjadi hari Sabtu, sekitar pukul 12.30 WIT, menimpa seorang pekerja tambang di Mile 74 area pertambangan PTFI. Korban yang mengalami cedera berat akhirnya meninggal ditempat dan selanjutnya jenasahnya disemayamkan di RS Tembagapura.

“Keluarga Besar PTFI sangat berduka dengan kejadian ini, dan perusahaan akan membantu memulangkan jenasah kepada keluarga dan proses pemakamannya,” jelas Riza melalui surat elektronik, Minggu malam.

Dia menjelaskan, kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja tambang di areal PTFI sudah dilaporkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami dan saat ini kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan ini,” kata Riza.

Setelah disemayamkan semalam di RS Tembagapura, Minggu siang, jenasah Chairully Salam diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Airfast. Selanjutnya dari Bandara Soekarno Hatta, jenasah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat untuk dimakamkan.

Penulis: Kontributor Jayapura, Alfian Kartono

Editor: Egidius Patnistik

http://regional.kompas.com/read/2015/07/26/22194851/Seorang.Karyawan.Freeport.Tewas.karena.Kecelakaan.Kerja

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    JAYAPURA, KOMPAS.com – Seorang pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) meninggal dunia akibat kecelakaan kerja yang terjadi di Pabrik Pengolahan Bijih di Mil 74, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (25/7/2015).

    Chairully Salam yang bekerja di Departemen Metalurgi Service PTFI mengalami kecelakaan saat melakukan pengecekan konveyor 2 BC 303, SAG Mill 1. Saat itu, dia berusaha memindahkan sebuah benda yang menghalangi material tambang di atas konveyor. Ketika berusaha mencungkil dengan pipa kecil, dia justru ditarik oleh mesin konveyor yang masih berjalan.

    Upaya regu penolong dari Emergency Response Groups (ERG) PTFI yang datang beberapa saat setelah kejadian mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah mengeluarkannya dari mesin konveyor, jenasah Chairully langsung dievakuasi ke Rumah Sakit SOS Tembagapura.

    Juru bicara PTFI, Riza Pratama membenarkan kejadian itu. Menurut Riza, kecelakaan kerja tersebut terjadi hari Sabtu, sekitar pukul 12.30 WIT, menimpa seorang pekerja tambang di Mile 74 area pertambangan PTFI. Korban yang mengalami cedera berat akhirnya meninggal ditempat dan selanjutnya jenasahnya disemayamkan di RS Tembagapura.

    “Keluarga Besar PTFI sangat berduka dengan kejadian ini, dan perusahaan akan membantu memulangkan jenasah kepada keluarga dan proses pemakamannya,” jelas Riza melalui surat elektronik, Minggu malam.

    Dia menjelaskan, kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja tambang di areal PTFI sudah dilaporkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Keselamatan kerja adalah prioritas utama kami dan saat ini kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan ini,” kata Riza.

    Setelah disemayamkan semalam di RS Tembagapura, Minggu siang, jenasah Chairully Salam diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Airfast. Selanjutnya dari Bandara Soekarno Hatta, jenasah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat untuk dimakamkan.

    Penulis: Kontributor Jayapura, Alfian Kartono

    Editor: Egidius Patnistik

    http://regional.kompas.com/read/2015/07/26/22194851/Seorang.Karyawan.Freeport.Tewas.karena.Kecelakaan.Kerja

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on