Jakarta-Pemerintah mulai 2016 akan menyediakan alokasi anggaran untuk pemberian subsidi sarana produksi bagi petani tanaman pangan yang memanfaatkan lahan di kawasan hutan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, Selasa (18/8) menyatakan, selama ini petani yang memanfaatkan lahan hutan untuk budidaya tanaman pangan belum tersentuh subsidi pupuk maupun benih seperti halnya petani pada lahan sawah.

“Saat melakukan kunjungan ke Nganjuk Jawa Timur, kami mendapatkan keluhan tersebut dari petani di lahan kehutanan,” katanya di sela Temu Wicara dengan Penerima Penghargaan Wana Lestari, Prima Wana Mitra, Kelompok Masyarakat Pengelola DAS dan Perhutanan Sosial serta Kalpataru 2015 di gedung Manggala Wana Bakti.

Mendapat keluhan tersebut, tambahnya, pihaknya segera membahas hal tersebut dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan disepakati mulai 2016 petani tanaman pangan di kawasan hutan juga memperoleh subsidi pupuk dan benih.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo menyatakan, selama ini petani di kawasan hutan kesulitan memperoleh subsidi pupuk dan benih karena ketentuan yang mensyaratkan harus ada RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

“Untuk menyusun RDKK tersebut petani harus menyertakan sertifikat lahan pertanian yang diusahakan. Padahal petani hutan umumnya menggarap lahan kehutanan milik negara sehingga tidak mungkin memiliki sertifikat hak milik,” katanya.

Saat ini, tambahnya, ada sekitar tujuh juta petani yang memanfaatkan kawasan hutan untuk budidaya tanaman pangan dan mereka tidak memperoleh subsidi pupuk dan benih.

Oleh karena itu tahun ini (Komisi IV) DPR akan mendorong menyelesaikan hal itu (persyaratan RDKK) sehingga 2016 petani hutan mendapatkan subsidi,” katanya.

Menurut dia, pada tahun 2016 anggaran yang akan dialokasikan untuk subsidi bagi petani hutan sebesar Rp 1,5 triliun, dan DPR telah menyetujui besaran tersebut.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan penghargaan kepada pemenang lomba maupun penerima penghargaan teladan 2015.

Pada tahun ini ada 20 kategori lomba antara lain Penyuluh Kehutanan, Kelompok Tani Hutan, Desa-Kelurahan Peduli Kehutanan, Kader Konservasi Alam, Kelompok Pecinta Alam, Polisi Kehutanan dan Manggala Agni.

Selain itu Mandor Tanam, Koperasi/Kelompok Tani Mitra, Kelompok Masyarakat Pengelola DAS dan Perhutanan Sosial, Industri Primer Hasil Hutan, KKPH Perum Perhutani, LMDH Perum Perhutani, KKPH Perum Perhutani, BKPH Perum Perhutani, RPH Perum Perhutani, Mandor Pendamping PHBM.

Kemudian Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat, Penerima Penghargaan Kalpataru dan Pemegang Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam.

Sebanyak 221 orang penerima penghargaan tersebut sebelumnya mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara Bogor. (antara)

http://www.beritasatu.com/ekonomi/300108-mulai-2016-petani-hutan-peroleh-subsidi.html

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Jakarta-Pemerintah mulai 2016 akan menyediakan alokasi anggaran untuk pemberian subsidi sarana produksi bagi petani tanaman pangan yang memanfaatkan lahan di kawasan hutan.

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, Selasa (18/8) menyatakan, selama ini petani yang memanfaatkan lahan hutan untuk budidaya tanaman pangan belum tersentuh subsidi pupuk maupun benih seperti halnya petani pada lahan sawah.

    “Saat melakukan kunjungan ke Nganjuk Jawa Timur, kami mendapatkan keluhan tersebut dari petani di lahan kehutanan,” katanya di sela Temu Wicara dengan Penerima Penghargaan Wana Lestari, Prima Wana Mitra, Kelompok Masyarakat Pengelola DAS dan Perhutanan Sosial serta Kalpataru 2015 di gedung Manggala Wana Bakti.

    Mendapat keluhan tersebut, tambahnya, pihaknya segera membahas hal tersebut dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan disepakati mulai 2016 petani tanaman pangan di kawasan hutan juga memperoleh subsidi pupuk dan benih.

    Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo menyatakan, selama ini petani di kawasan hutan kesulitan memperoleh subsidi pupuk dan benih karena ketentuan yang mensyaratkan harus ada RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

    “Untuk menyusun RDKK tersebut petani harus menyertakan sertifikat lahan pertanian yang diusahakan. Padahal petani hutan umumnya menggarap lahan kehutanan milik negara sehingga tidak mungkin memiliki sertifikat hak milik,” katanya.

    Saat ini, tambahnya, ada sekitar tujuh juta petani yang memanfaatkan kawasan hutan untuk budidaya tanaman pangan dan mereka tidak memperoleh subsidi pupuk dan benih.

    Oleh karena itu tahun ini (Komisi IV) DPR akan mendorong menyelesaikan hal itu (persyaratan RDKK) sehingga 2016 petani hutan mendapatkan subsidi,” katanya.

    Menurut dia, pada tahun 2016 anggaran yang akan dialokasikan untuk subsidi bagi petani hutan sebesar Rp 1,5 triliun, dan DPR telah menyetujui besaran tersebut.

    Sementara itu, pada kesempatan tersebut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan penghargaan kepada pemenang lomba maupun penerima penghargaan teladan 2015.

    Pada tahun ini ada 20 kategori lomba antara lain Penyuluh Kehutanan, Kelompok Tani Hutan, Desa-Kelurahan Peduli Kehutanan, Kader Konservasi Alam, Kelompok Pecinta Alam, Polisi Kehutanan dan Manggala Agni.

    Selain itu Mandor Tanam, Koperasi/Kelompok Tani Mitra, Kelompok Masyarakat Pengelola DAS dan Perhutanan Sosial, Industri Primer Hasil Hutan, KKPH Perum Perhutani, LMDH Perum Perhutani, KKPH Perum Perhutani, BKPH Perum Perhutani, RPH Perum Perhutani, Mandor Pendamping PHBM.

    Kemudian Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat, Penerima Penghargaan Kalpataru dan Pemegang Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam.

    Sebanyak 221 orang penerima penghargaan tersebut sebelumnya mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Negara Bogor. (antara)

    http://www.beritasatu.com/ekonomi/300108-mulai-2016-petani-hutan-peroleh-subsidi.html

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on