Senin, 21 Desember 2015 | 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan inisial 23 nama perusahaan yang sudah diberikan sanksi akibat terbukti menyebabkan kebakaram hutan di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

Sementara itu, 33 perusahaan lainnya hingga saat ini masih dalam proses penyidikan kementerian.

“Kalau ada kasus pidana, sanksi administrasi akan pararel dengan pidana. Maka koordinasi kami dengan Polri akan sangat kuat,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (21/12/2015).

Kementerian memberikan sanksi pencabutan izin terhadap 3 perusahaan, pembekuan izin terhadap 16 perusahaan, dan paksaan pemerintah untuk menguasai lahan terhadap 4 perusahaan.

Berikut daftar inisial perusahaan berserta jenis sanksi yang diberikan:

Pencabutan hak pengusahaan hutan

HSL (Riau)

Pencabutan izin lingkungan

  1. DHL (Jambi)
  2. MAS (Kalimantan Barat)

Paksaan pemerintah untuk menguasai lahan

  1. WKS (Jambi)
  2. IHM (Kalimantan Timur)
  3. KU (Jambi)
  4. BSS (Kalimantan Barat)

Pembekuan Izin

  1. BMH (Sumatera Selatan)
  2. SWI (Sumatera Selatan)
  3. SRL (Riau)
  4. PBP (Jambi)
  5. BMJ (Kalimantan Barat)
  6. IFP (Kalimantan Tengah)
  7. TKM (Kalimantan Tengah)
  8. KH (Kalimantan Tengah)
  9. DML (Kalimantan Timur)
  10. SPW (Kalimantan Tengah)
  11. HE (Kalimantan Tengah)
  12. WAJ (Sumatera Selatan)
  13. RPP (Sumatera Selatan)
  14. LIH (Riau)
  15. TPR (Sumatera Selatan)
  16. BACP (Kalimantan Utara)

Penulis  : Abba Gabrillin

Editor : Sabrina Asril

http://nasional.kompas.com/read/2015/12/21/20380241/Ini.Dia.23.Perusahaan.Pembakar.Hutan.yang.Dijatuhi.Sanksi.oleh.Pemerintah

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Senin, 21 Desember 2015 | 20:38 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengumumkan inisial 23 nama perusahaan yang sudah diberikan sanksi akibat terbukti menyebabkan kebakaram hutan di Sumatera Selatan dan Kalimantan.

    Sementara itu, 33 perusahaan lainnya hingga saat ini masih dalam proses penyidikan kementerian.

    “Kalau ada kasus pidana, sanksi administrasi akan pararel dengan pidana. Maka koordinasi kami dengan Polri akan sangat kuat,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (21/12/2015).

    Kementerian memberikan sanksi pencabutan izin terhadap 3 perusahaan, pembekuan izin terhadap 16 perusahaan, dan paksaan pemerintah untuk menguasai lahan terhadap 4 perusahaan.

    Berikut daftar inisial perusahaan berserta jenis sanksi yang diberikan:

    Pencabutan hak pengusahaan hutan

    HSL (Riau)

    Pencabutan izin lingkungan

    1. DHL (Jambi)
    2. MAS (Kalimantan Barat)

    Paksaan pemerintah untuk menguasai lahan

    1. WKS (Jambi)
    2. IHM (Kalimantan Timur)
    3. KU (Jambi)
    4. BSS (Kalimantan Barat)

    Pembekuan Izin

    1. BMH (Sumatera Selatan)
    2. SWI (Sumatera Selatan)
    3. SRL (Riau)
    4. PBP (Jambi)
    5. BMJ (Kalimantan Barat)
    6. IFP (Kalimantan Tengah)
    7. TKM (Kalimantan Tengah)
    8. KH (Kalimantan Tengah)
    9. DML (Kalimantan Timur)
    10. SPW (Kalimantan Tengah)
    11. HE (Kalimantan Tengah)
    12. WAJ (Sumatera Selatan)
    13. RPP (Sumatera Selatan)
    14. LIH (Riau)
    15. TPR (Sumatera Selatan)
    16. BACP (Kalimantan Utara)

    Penulis  : Abba Gabrillin

    Editor : Sabrina Asril

    http://nasional.kompas.com/read/2015/12/21/20380241/Ini.Dia.23.Perusahaan.Pembakar.Hutan.yang.Dijatuhi.Sanksi.oleh.Pemerintah

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on