BANDARLAMPUNG, FS-Provinsi Lampung menargetkan investasi perusahaan sampai akhir tahun mencapai Rp4,3 triliun. Hingga kemarin, target itu sudah terpenuhi Rp4,02 triliun.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Badan Penawaran Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Provinsi Lampung Guilivar optimistis target itu bakal tercapai. Indiskasinya, hingga kini jumlah investasi telah mencapai Rp4,02 triliun. Angka tersebut berasal dari triwulan I Rp1,56 triliun, triwulan II Rp1,72 triliun, dan triwulan III Rp736,19 miliar.

“Melihat hasil investasi di masing-masing triwulan yang masuk, kita akhirnya membuat target hingga akhir tahun harus sebesar Rp1 triliun. Dan kita optimis pencapaian akhir tahun Rp1 triliun bisa dikejar. Walaupun saat ini baru tercapai Rp154,69 milan (PMA), dan Rp309,75 miliar (PMDN). Namun kita akan berupaya mengejar angka Rp1 triliun tersebut,” ujarnya, Senin (7/12).

Diharapkan pencapaian di triwulan I, dan II yang tembus Rp1,56 dan Rp1,72 triliun dapat memicu pertumbuhan investasi hingga akhir tahun bisa mengikuti kesuksesan yang sama.

Ada beberapa sektor pendorong dalam pencapaian di tahun 2015 ini, yaitu sektor peternakan, perkebunan, pertanian, termasuk juga dari sektor energi listrik. Namun ditahun 2016 diprediksi sektor yang akan diincar oleh para investor adalah sektor logam, baru setelahnya ada sektor makanan dan energi listrik.

“Sebenarnya kalau berbicara target tidak bisa dipastikan. Tapi kalau dilihat dari pertumbuhan dan minat investor memang bisa ditarik kesimpulan bahwa logam akan menjadi primadona di tahun 2016,”kata dia.

Untuk itu, pihak BPMPPT menyediakan beberapa strategi untuk mendorong pertumbuhan investasi dan target di 2016, akan memulai dengan penyediakan layanan yang mumpuni seperti akan diluncurkannya sistem online pada perizinan. Sehingga mempermudah para perusahaan dan investor dalam memproses perizinan.

“Dengan layanan ini kita bisa mendatangkan banyak perusahaan yang ingin bergabung dan berinvestasi di Lampung,” ujarnya.

Untuk saat ini pertumbuhan di sejumlah sektor masih sangat minim persentasinya. Untuk makanan hanya 18%, listrik air dan gas 17%, sektor kimia 16%, perikanan 11% dan logam 30%. Jadi dengan demikian harapannya sektor-sektor yang ada ini kedepan bisa meningkat. (IC)

http://www.harianfajarsumatera.com/2015/12/investasi-2015-ditarget-rp43-triliun.html

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    BANDARLAMPUNG, FS-Provinsi Lampung menargetkan investasi perusahaan sampai akhir tahun mencapai Rp4,3 triliun. Hingga kemarin, target itu sudah terpenuhi Rp4,02 triliun.

    Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Badan Penawaran Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Provinsi Lampung Guilivar optimistis target itu bakal tercapai. Indiskasinya, hingga kini jumlah investasi telah mencapai Rp4,02 triliun. Angka tersebut berasal dari triwulan I Rp1,56 triliun, triwulan II Rp1,72 triliun, dan triwulan III Rp736,19 miliar.

    “Melihat hasil investasi di masing-masing triwulan yang masuk, kita akhirnya membuat target hingga akhir tahun harus sebesar Rp1 triliun. Dan kita optimis pencapaian akhir tahun Rp1 triliun bisa dikejar. Walaupun saat ini baru tercapai Rp154,69 milan (PMA), dan Rp309,75 miliar (PMDN). Namun kita akan berupaya mengejar angka Rp1 triliun tersebut,” ujarnya, Senin (7/12).

    Diharapkan pencapaian di triwulan I, dan II yang tembus Rp1,56 dan Rp1,72 triliun dapat memicu pertumbuhan investasi hingga akhir tahun bisa mengikuti kesuksesan yang sama.

    Ada beberapa sektor pendorong dalam pencapaian di tahun 2015 ini, yaitu sektor peternakan, perkebunan, pertanian, termasuk juga dari sektor energi listrik. Namun ditahun 2016 diprediksi sektor yang akan diincar oleh para investor adalah sektor logam, baru setelahnya ada sektor makanan dan energi listrik.

    “Sebenarnya kalau berbicara target tidak bisa dipastikan. Tapi kalau dilihat dari pertumbuhan dan minat investor memang bisa ditarik kesimpulan bahwa logam akan menjadi primadona di tahun 2016,”kata dia.

    Untuk itu, pihak BPMPPT menyediakan beberapa strategi untuk mendorong pertumbuhan investasi dan target di 2016, akan memulai dengan penyediakan layanan yang mumpuni seperti akan diluncurkannya sistem online pada perizinan. Sehingga mempermudah para perusahaan dan investor dalam memproses perizinan.

    “Dengan layanan ini kita bisa mendatangkan banyak perusahaan yang ingin bergabung dan berinvestasi di Lampung,” ujarnya.

    Untuk saat ini pertumbuhan di sejumlah sektor masih sangat minim persentasinya. Untuk makanan hanya 18%, listrik air dan gas 17%, sektor kimia 16%, perikanan 11% dan logam 30%. Jadi dengan demikian harapannya sektor-sektor yang ada ini kedepan bisa meningkat. (IC)

    http://www.harianfajarsumatera.com/2015/12/investasi-2015-ditarget-rp43-triliun.html

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on