20 January 17:28 2016 by syariful alam

KBRN, Jakarta: Empat Kabupaten di Indonesia menjadi fokus Badan Restorasi Gambut. Menurut Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nasir Fuad, empat kabupaten itu diantaranya adalah Ogan Ilir, Musi Banyuasing, Meranti, Riau, dan di Pulang Pisau, Kalteng.

“Konservasi dan restorasi lahan gambut, Ogan Ilir, Musi Banyuasing, Meranti, Riau, dan di Pulang Pisau, Kalteng. Ada 4 Kabupaten dan 3 provinsi,” kata Nasir dalam dialog Pro3 RRI, Rabu (20/1/2016).

Prinsipnya BRG, ujarnya, adalah melakukan konservasi partisipasif kepada masyarakat yang arealnya dikonservasi, termasuk dengan pemerintah daerah.

“Ini dikejar waktu, dan musim kemarau akan datang pertengahan tahun. Memang ada beberapa daerah di Indonesia ada kemarau pendek di bulan Februari-Maret, dan ada juga daerah yang kemaraunya akhir tahun. Dan daerah yang dalam waktu singkat itu harus disosialisasikan dengan jelas,” terangnya.

Ia berharap kurang dari seminggu tim deputi agar segera turun ke lapangan. Untuk lahan gambut kembali normal itu tergantung kerusakan lahan gambut. Bila kerusakannya parah itu butuh bertahun-tahun perbaikan lahan gambut, namun bila tidak terlalu rusak itu bisa beberapa tahun.

“Dan dahulu banyak lahan gambut di lahan mineral, dan ditahun 2010-an ini lahan gambut menjadi masalah besar,” jelasnya.

Kesulitannya adalah mengatur dan menyamakan visi berbagai kepentingan. Ada kepentingan ekonomi, perusahaan menengah dan besar, masyarakat petani, dan termasuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat, termasuk NGO. Jadi mereka punya kepentingan, dan bagaimana kita duduk bersama untuk jalankan program kerja. (SAS/AKS)

http://www.rri.co.id/post/berita/239572/nasional/empat_kabupaten_di_indonesia_jadi_target_badan_restorasi_gambut.html

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    20 January 17:28 2016 by syariful alam

    KBRN, Jakarta: Empat Kabupaten di Indonesia menjadi fokus Badan Restorasi Gambut. Menurut Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nasir Fuad, empat kabupaten itu diantaranya adalah Ogan Ilir, Musi Banyuasing, Meranti, Riau, dan di Pulang Pisau, Kalteng.

    “Konservasi dan restorasi lahan gambut, Ogan Ilir, Musi Banyuasing, Meranti, Riau, dan di Pulang Pisau, Kalteng. Ada 4 Kabupaten dan 3 provinsi,” kata Nasir dalam dialog Pro3 RRI, Rabu (20/1/2016).

    Prinsipnya BRG, ujarnya, adalah melakukan konservasi partisipasif kepada masyarakat yang arealnya dikonservasi, termasuk dengan pemerintah daerah.

    “Ini dikejar waktu, dan musim kemarau akan datang pertengahan tahun. Memang ada beberapa daerah di Indonesia ada kemarau pendek di bulan Februari-Maret, dan ada juga daerah yang kemaraunya akhir tahun. Dan daerah yang dalam waktu singkat itu harus disosialisasikan dengan jelas,” terangnya.

    Ia berharap kurang dari seminggu tim deputi agar segera turun ke lapangan. Untuk lahan gambut kembali normal itu tergantung kerusakan lahan gambut. Bila kerusakannya parah itu butuh bertahun-tahun perbaikan lahan gambut, namun bila tidak terlalu rusak itu bisa beberapa tahun.

    “Dan dahulu banyak lahan gambut di lahan mineral, dan ditahun 2010-an ini lahan gambut menjadi masalah besar,” jelasnya.

    Kesulitannya adalah mengatur dan menyamakan visi berbagai kepentingan. Ada kepentingan ekonomi, perusahaan menengah dan besar, masyarakat petani, dan termasuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat, termasuk NGO. Jadi mereka punya kepentingan, dan bagaimana kita duduk bersama untuk jalankan program kerja. (SAS/AKS)

    http://www.rri.co.id/post/berita/239572/nasional/empat_kabupaten_di_indonesia_jadi_target_badan_restorasi_gambut.html

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on