Ratusan Suku Anak Dalam, petani beserta STN, PRD bersama 17 LSM ( LSM tembak, IPB, FRAK, P2AKN,GPKJ, PM, PB, LPI TIPIKOR, JEMMAS,SAMPOERNA, LP3TKJ, FORMASKU, STN, PRD, KM SAD 113, PPTK, LPKSM, LESKOP, FORWAM) di kabupaten batanghari provinsi Jambi, yg tergabung dlm Gerakan Nasional pasal 33 melakukan aksi di kabupaten batanghari. Rabu 06 januari 2016.

Masa aksi berkumpul pada pukul 10.00 wib di gedung DPRD kab. Batanghari. Jln. Jend. Sudirman kel. Ma. Bulian, Kab. Batanghari JAMBI. Aksi yg di pimpin Amiruddin todak selaku korlap aksi menyampaikan orasi politiknya agar DPRD batanghari membentuk pansus penyelesaian konflik agraria, dan membatalkan semua kesepakatan yg dibuat tim terpadu batanghari yg terindikasi menikmati dana gratifikasi SAD.

Sekitar pukul 13.00 wib masa aksi melanjutkan orasi politiknya di depan kejaksaan negeri Muara Bulian jln. Jend sudirman kel. Rengas condong kec. Muara bulian, Kab. Batanghari JAMBI.

Di depan gerbang kejaksaan negeri muara Bulian, masa aksi melakukan potong kambing, doa bersama dan melakukan tarian SAD (besale) yg di pimpin datuk Bengking sebagai wujud tegaknya keadilan dengan diperiksa nya ketua lembaga adat kab.Batanghari, tim terpadu batanghari serta semua yg terlibat dalam penyelesaian konflik SAD dg PT. ASIATIC PERSADA dg pola koperasi 2000 ha dg banyak kepentingan.

Selain itu juga sebagai tandingan terhadap pemotongan kerbau yg dilakukan oleh tim terpadu batanghari bersama pemda batanghari dan pemprov jambi tahun 2014 lalu. yg di anggap oleh SAD dan petani sebagai perayaan pelanggaran hukum, yg dilakukan tim terpadu batanghari.

Sekitar pukul 14.23 masa aksi melanjutkan orasi politiknya di kantor bupati batanghari jln. Jend sudirman no 1. Kel. Ma. Bulian, Kec. Ma. Bulian, Kab. Batanghari JAMBI.

Dalam aksi SAD dan petani langsung diterima oleh perwakilan pemda batanghari bapak asisten III, Ir.Damyuti, kabag Hukum M.P. Rambe. SE.MH. Kakan kesbangpol Drs. Baidawi. Dalam mediasi tersebut pihak pemda batanghari akan melakukan pertemuan kembali untuk mebahas tuntutan warga.

Dengan tuntutan : Kembalikan tanah adat Suku Anak Dalam seluas 3550 ha, Rekomendasi cabut ijin PT asiatic,Membuat tapal batas desa bungku, hentikan kriminalisasi aktifis dan petani.

Aksi selesai pada pukul 17.00 wib. Apabila tuntutan tidak terealisasi maka warga berjanji akan datang dg masa yg lebih banyak lagi.

Tegakkan pasal 33 UUD 1945, laksanakan UUPA No 5 tahun 1960

Tanah untuk rakyat.

Laporan Joko (Aktivis Petani) Jambi

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Ratusan Suku Anak Dalam, petani beserta STN, PRD bersama 17 LSM ( LSM tembak, IPB, FRAK, P2AKN,GPKJ, PM, PB, LPI TIPIKOR, JEMMAS,SAMPOERNA, LP3TKJ, FORMASKU, STN, PRD, KM SAD 113, PPTK, LPKSM, LESKOP, FORWAM) di kabupaten batanghari provinsi Jambi, yg tergabung dlm Gerakan Nasional pasal 33 melakukan aksi di kabupaten batanghari. Rabu 06 januari 2016.

    Masa aksi berkumpul pada pukul 10.00 wib di gedung DPRD kab. Batanghari. Jln. Jend. Sudirman kel. Ma. Bulian, Kab. Batanghari JAMBI. Aksi yg di pimpin Amiruddin todak selaku korlap aksi menyampaikan orasi politiknya agar DPRD batanghari membentuk pansus penyelesaian konflik agraria, dan membatalkan semua kesepakatan yg dibuat tim terpadu batanghari yg terindikasi menikmati dana gratifikasi SAD.

    Sekitar pukul 13.00 wib masa aksi melanjutkan orasi politiknya di depan kejaksaan negeri Muara Bulian jln. Jend sudirman kel. Rengas condong kec. Muara bulian, Kab. Batanghari JAMBI.

    Di depan gerbang kejaksaan negeri muara Bulian, masa aksi melakukan potong kambing, doa bersama dan melakukan tarian SAD (besale) yg di pimpin datuk Bengking sebagai wujud tegaknya keadilan dengan diperiksa nya ketua lembaga adat kab.Batanghari, tim terpadu batanghari serta semua yg terlibat dalam penyelesaian konflik SAD dg PT. ASIATIC PERSADA dg pola koperasi 2000 ha dg banyak kepentingan.

    Selain itu juga sebagai tandingan terhadap pemotongan kerbau yg dilakukan oleh tim terpadu batanghari bersama pemda batanghari dan pemprov jambi tahun 2014 lalu. yg di anggap oleh SAD dan petani sebagai perayaan pelanggaran hukum, yg dilakukan tim terpadu batanghari.

    Sekitar pukul 14.23 masa aksi melanjutkan orasi politiknya di kantor bupati batanghari jln. Jend sudirman no 1. Kel. Ma. Bulian, Kec. Ma. Bulian, Kab. Batanghari JAMBI.

    Dalam aksi SAD dan petani langsung diterima oleh perwakilan pemda batanghari bapak asisten III, Ir.Damyuti, kabag Hukum M.P. Rambe. SE.MH. Kakan kesbangpol Drs. Baidawi. Dalam mediasi tersebut pihak pemda batanghari akan melakukan pertemuan kembali untuk mebahas tuntutan warga.

    Dengan tuntutan : Kembalikan tanah adat Suku Anak Dalam seluas 3550 ha, Rekomendasi cabut ijin PT asiatic,Membuat tapal batas desa bungku, hentikan kriminalisasi aktifis dan petani.

    Aksi selesai pada pukul 17.00 wib. Apabila tuntutan tidak terealisasi maka warga berjanji akan datang dg masa yg lebih banyak lagi.

    Tegakkan pasal 33 UUD 1945, laksanakan UUPA No 5 tahun 1960

    Tanah untuk rakyat.

    Laporan Joko (Aktivis Petani) Jambi

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on