Sei Ahas, 30 Januari 2016, anggota masyarakat pemilik lahan yang disengketakan dengan perusahaan PT. Rezeki Alam Semesta Raya (RASR) mengirim surat kepada Bupati Kapuas agar segera memberikan keputusan.

Mengingat perjalanan sengketa lahan warga masyarakat terhadap PT. RASR cukup berjalan lama, untuk kepengurusan yang sudah ditempuh melalui prosedur peraturan pemerintah sudah cukup dan jelas namun belum juga mendapat keputusan penyelesaian.

Berkenaan dengan putusan resmi pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya, tanggal 22 Desember 2015 Nomor: 22/p/PF/2015/PTUN.PLK, maka masyarakat pemilik lahan bermohon kepada bapak Bupati untuk bias memberikan keputusan.

Bahwa para pembuat surat pernyataan ini tidak pernah memberikan surat pernyataan tanah kepada Hendra Baloeja Djaja selaku direktur PT. Rezeki Alam Semesta Raya (RASR). Anggota masyarakat pemilik lahan tidak pernah menerima uang sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) untuk pembayaran ganti rugi/tali asih dari PT. RASR maka itu masyarakat yang melayangkan surat pernyataan ini keberatan terhadap Hendra Baloeja Djaja selaku direktur PT. RASR yang melakukan penipuan terhadap masyarakat pemilik lahan

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Sei Ahas, 30 Januari 2016, anggota masyarakat pemilik lahan yang disengketakan dengan perusahaan PT. Rezeki Alam Semesta Raya (RASR) mengirim surat kepada Bupati Kapuas agar segera memberikan keputusan.

    Mengingat perjalanan sengketa lahan warga masyarakat terhadap PT. RASR cukup berjalan lama, untuk kepengurusan yang sudah ditempuh melalui prosedur peraturan pemerintah sudah cukup dan jelas namun belum juga mendapat keputusan penyelesaian.

    Berkenaan dengan putusan resmi pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya, tanggal 22 Desember 2015 Nomor: 22/p/PF/2015/PTUN.PLK, maka masyarakat pemilik lahan bermohon kepada bapak Bupati untuk bias memberikan keputusan.

    Bahwa para pembuat surat pernyataan ini tidak pernah memberikan surat pernyataan tanah kepada Hendra Baloeja Djaja selaku direktur PT. Rezeki Alam Semesta Raya (RASR). Anggota masyarakat pemilik lahan tidak pernah menerima uang sebesar Rp. 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah) untuk pembayaran ganti rugi/tali asih dari PT. RASR maka itu masyarakat yang melayangkan surat pernyataan ini keberatan terhadap Hendra Baloeja Djaja selaku direktur PT. RASR yang melakukan penipuan terhadap masyarakat pemilik lahan

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on