Rabu 16 Mar 2016, 12:32 WIB

Yudhistira Amran Saleh – detikNews

Jakarta – Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) hari ini meluncurkan buku tentang Inkuiri Nasional. Buku ini membahas mengenai dorongan masyarakat dalam perlindungan hukum adat atas wilayahnya di kawasan hutan.

Menurut Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat, konflik yang melibatkan masyarakat hukum adat memiliki intensitas yang tinggi dan cenderung tak terselesaikan. Hal itu terkait dengan kawasan hutan yang diklaim sebagai hutan negara.

“Komnas HAM mencatat sekitar 20 persen dari seluruh pengaduan yang diterima adalah soal sengketa pertanahan,” kata Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat dalam acara Talkshow Peluncuran Buku Inkuiri Nasional Komnas HAM RI di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016).

“Pada tahun 2012 terdapat 1.123 berkas pengaduan kategori agraria lalu meningkat menjadi 1.213 tahun 2013, dan melonjak hingga 2.483 berkas pengaduan di tahun 2014,” lanjutnya.

Potensi konflik agraria tambah Imdadun akan terus meningkat terutama ketika memperhatikan data Kementerian Kehutanan dan BPS tahun 2007 dan 2009.

“Menunjukan 31.957 desa ternyata berada di dalam dan sekitar kawasan hutan yang diklaim sebagai hutan negara. Dan sekitar 71,06% dari desa-desa tersebut menggantungkan hidupnya dari sumber daya hutan,” ucap Imdadun.

(yds/dra)

https://news.detik.com/berita/3166037/komnas-ham-aduan-terkait-sengketa-pertanahan-melonjak

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Rabu 16 Mar 2016, 12:32 WIB

    Yudhistira Amran Saleh – detikNews

    Jakarta – Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) hari ini meluncurkan buku tentang Inkuiri Nasional. Buku ini membahas mengenai dorongan masyarakat dalam perlindungan hukum adat atas wilayahnya di kawasan hutan.

    Menurut Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat, konflik yang melibatkan masyarakat hukum adat memiliki intensitas yang tinggi dan cenderung tak terselesaikan. Hal itu terkait dengan kawasan hutan yang diklaim sebagai hutan negara.

    “Komnas HAM mencatat sekitar 20 persen dari seluruh pengaduan yang diterima adalah soal sengketa pertanahan,” kata Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat dalam acara Talkshow Peluncuran Buku Inkuiri Nasional Komnas HAM RI di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016).

    “Pada tahun 2012 terdapat 1.123 berkas pengaduan kategori agraria lalu meningkat menjadi 1.213 tahun 2013, dan melonjak hingga 2.483 berkas pengaduan di tahun 2014,” lanjutnya.

    Potensi konflik agraria tambah Imdadun akan terus meningkat terutama ketika memperhatikan data Kementerian Kehutanan dan BPS tahun 2007 dan 2009.

    “Menunjukan 31.957 desa ternyata berada di dalam dan sekitar kawasan hutan yang diklaim sebagai hutan negara. Dan sekitar 71,06% dari desa-desa tersebut menggantungkan hidupnya dari sumber daya hutan,” ucap Imdadun.

    (yds/dra)

    https://news.detik.com/berita/3166037/komnas-ham-aduan-terkait-sengketa-pertanahan-melonjak

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on