PELALAWAN, riaueditor.com – Puluhan massa dari Gerakan Pemuda Penyelamat Hutan Riau (GEMPPUR) dan Aliansi Muda Untuk Keadilan (AMUK) Kabupaten Pelalawan menggelar demo di depan POS II PT RAPP, Senin (21/3/2016).

Demo berlangsung dari pukul 11.00 Wib hingga pukul 12.300 Wib dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan security PT RAPP.

Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator GEMPPUR Ahmad Dhani didampingi Jumri Harmadi, sementara dari AMUK Said Abu Supian dan Jhoni Afrizal mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengadili Sukamto Tanoto sang cukong perusak hutan Riau sekaligis Komisaris Utama PT RAPP.

Kedua Organisasi Pemuda GEMPUR dan AMUK ini menyampaikan tuntutan mereka agar Pemerintah Pusat mencabut izin Sementara lahan gambut yang dijadikan HTI oleh PT.RAPP dikawasan Semenanjung Kampar seluas 600 hingga 700 ribu hektar.

“Kami minta lahan gambut di semenanjung Kampar direstorasi atau dilakukan pemulihan oleh Negara. Karena Pemerintah Pusat melalui Badan Pengolahan Lahan Gambut yang diketuai mantan Ketua WWF yang telah di Kepreskan,” ungkap Said Abu Supian.

Dilanjutkannya, zona merah gambut merupakan salah satu zona yang harus dilindungi. Jika menyerap air akan sampai 3 hingga 7 meter tentunya pengolahan lahan gambut oleh PT RAPP akan berdampak banjir dan berbagai persoalkan ditimbulkan dari kesalahan pengelolaan lahan gambut,” tutup Said Abu Sofyan koorlap AMUK kepada riaueditor usai demo. (zul)

http://www.riaueditor.com/view/Peristiwa/32619/Puluhan-Massa-AMUK-dan-Gempur-Demo-RAPP.html

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    PELALAWAN, riaueditor.com – Puluhan massa dari Gerakan Pemuda Penyelamat Hutan Riau (GEMPPUR) dan Aliansi Muda Untuk Keadilan (AMUK) Kabupaten Pelalawan menggelar demo di depan POS II PT RAPP, Senin (21/3/2016).

    Demo berlangsung dari pukul 11.00 Wib hingga pukul 12.300 Wib dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan security PT RAPP.

    Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator GEMPPUR Ahmad Dhani didampingi Jumri Harmadi, sementara dari AMUK Said Abu Supian dan Jhoni Afrizal mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengadili Sukamto Tanoto sang cukong perusak hutan Riau sekaligis Komisaris Utama PT RAPP.

    Kedua Organisasi Pemuda GEMPUR dan AMUK ini menyampaikan tuntutan mereka agar Pemerintah Pusat mencabut izin Sementara lahan gambut yang dijadikan HTI oleh PT.RAPP dikawasan Semenanjung Kampar seluas 600 hingga 700 ribu hektar.

    “Kami minta lahan gambut di semenanjung Kampar direstorasi atau dilakukan pemulihan oleh Negara. Karena Pemerintah Pusat melalui Badan Pengolahan Lahan Gambut yang diketuai mantan Ketua WWF yang telah di Kepreskan,” ungkap Said Abu Supian.

    Dilanjutkannya, zona merah gambut merupakan salah satu zona yang harus dilindungi. Jika menyerap air akan sampai 3 hingga 7 meter tentunya pengolahan lahan gambut oleh PT RAPP akan berdampak banjir dan berbagai persoalkan ditimbulkan dari kesalahan pengelolaan lahan gambut,” tutup Said Abu Sofyan koorlap AMUK kepada riaueditor usai demo. (zul)

    http://www.riaueditor.com/view/Peristiwa/32619/Puluhan-Massa-AMUK-dan-Gempur-Demo-RAPP.html

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on