Minggu27/03/2016-Melihat kondisi Masyarakat Yerisiam Gua, Kampung Sima, Distrik Yaur Kabupaten Nabire-Papua. Yang sangat memprihatinkan Pasca Banjir 2 (dua) hari lalu (23-24 Maret 2016) yang mengguyur Kampung Sima,yang tingginya mencapai 2 (dua) meter lebih,berakibat 53 rumah warga terendam dari 67 rumah dan beberapa fasilitas umum seperti; 3  buah Rumah Gereja  dan Sekolah Dasar Negeri terendam total. Dan juga sekitar 45 warga masyarakat mengungsi dari Kampung Sima.

Selama bertahun-tahun Masyarakat Yerisiam Gua menghuni Kampung Sima, tak pernah terjadi banjir sedasyat ini, menggenangi seluruh rumah warga bahkan sekolah dan tempat peribadatan, dan juga timbul penyakit baru dari efek banjir tersebut.

Banjir ini terjadi akibat, Expansi Perkebunan Kelapa Sawit PT.Nabire Baru (PT.NB),PT.Sariawana Unggul Mandiri (PT.SUM) dan PT.Sariwana Adhi Perkasa (PT.SAD), yang tepat di depan Kampung Sima. Karena sudah tak ada pohon yang menjadi penyangga untuk menahan luapan Sungai Sima, maka arus banjir dengan bebas menghantam perumahan Kampung Sima Masyarakat Yerisiam Gua.

Selengkapnya:

Siaran Pers Masyarakat Adat Yerisiam Minta Presiden RI Tinjau Ulang Tiga Perusahaan

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Minggu27/03/2016-Melihat kondisi Masyarakat Yerisiam Gua, Kampung Sima, Distrik Yaur Kabupaten Nabire-Papua. Yang sangat memprihatinkan Pasca Banjir 2 (dua) hari lalu (23-24 Maret 2016) yang mengguyur Kampung Sima,yang tingginya mencapai 2 (dua) meter lebih,berakibat 53 rumah warga terendam dari 67 rumah dan beberapa fasilitas umum seperti; 3  buah Rumah Gereja  dan Sekolah Dasar Negeri terendam total. Dan juga sekitar 45 warga masyarakat mengungsi dari Kampung Sima.

    Selama bertahun-tahun Masyarakat Yerisiam Gua menghuni Kampung Sima, tak pernah terjadi banjir sedasyat ini, menggenangi seluruh rumah warga bahkan sekolah dan tempat peribadatan, dan juga timbul penyakit baru dari efek banjir tersebut.

    Banjir ini terjadi akibat, Expansi Perkebunan Kelapa Sawit PT.Nabire Baru (PT.NB),PT.Sariawana Unggul Mandiri (PT.SUM) dan PT.Sariwana Adhi Perkasa (PT.SAD), yang tepat di depan Kampung Sima. Karena sudah tak ada pohon yang menjadi penyangga untuk menahan luapan Sungai Sima, maka arus banjir dengan bebas menghantam perumahan Kampung Sima Masyarakat Yerisiam Gua.

    Selengkapnya:

    Siaran Pers Masyarakat Adat Yerisiam Minta Presiden RI Tinjau Ulang Tiga Perusahaan

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on