Setalah bertemu dengan manager perusahaan pembalakan kayu PT. Wanakayu Hasilindo. Kepala Distrik Naikere, Leo Rumainum, membawa masyarakat bertemu Bupati Teluk Wondama, Bernadus A. Imburi, di rumah kediaman Bupati (19 Mei 2016).

Tokoh-tokoh masyarakat suku Mairasi hadir dalam pertemuan dengan Bupati, antara lain: Kepala Kampung Oya, Kepala Kampung Urere (Philipus Nyalo), Kepala Kampung Sararti (Sarmesa Murai), Kepala Suku dari Kampung Sarati (Yan Natama), Konstan Natama, Agus Fet, dan Daniel Mairai.

Pada pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan dan kondisi pembangunan di kampung mereka, seperti: permasalahan perabot gereja yang kurang, masalah kesehatan, pendidikan dan transportasi.

Bupati Bernadus Imburi yang baru dilantik Februari 2016 lalu, dalam pertemuan tersebut menyampaikan perhatian pemerintah atas rencana pembangunan jalan, “Kalau pemerintah sendiri, jalan tra bisa masuk ke kampung, namun dengan adanya perusahaan maka bisa ada pembangunan jalan”, kata Bernadus Imburi.

Pandangan Bupati tersebut membuat masyarakat kecewa, karena terkesan Bupati berkeinginan memasukkan perusahaan beroperasi di wilayah mereka, padahal masyarakat sudah  menyampaikan sikap menolak perusahaan.

Jupiter Natama, salah satu warga yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan “Kami kecewa dengan Bupati yang kami pilih. Bupati tidak menjawab bagaiaman keadaan pembangunan dan kebutuhan masyarakat, malah Bupati hanya mengundang masyarakat untuk membicarakan perusahaan yang sudah ditolek masyarakat, jelas Jupiter.

Perusahaan PT. Wanakayu Hasilindo memang menjanjikan pembangunan dan pembayaran uang kompensasi. Tetapi masyarakat tetap bersikeras dengan sikapnya menolak perusahaan, “Kami tidak jual tanah”, kata Sarmeza Murai tegas.

Ompai (Wasior), Ank, Mei 2016

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Setalah bertemu dengan manager perusahaan pembalakan kayu PT. Wanakayu Hasilindo. Kepala Distrik Naikere, Leo Rumainum, membawa masyarakat bertemu Bupati Teluk Wondama, Bernadus A. Imburi, di rumah kediaman Bupati (19 Mei 2016).

    Tokoh-tokoh masyarakat suku Mairasi hadir dalam pertemuan dengan Bupati, antara lain: Kepala Kampung Oya, Kepala Kampung Urere (Philipus Nyalo), Kepala Kampung Sararti (Sarmesa Murai), Kepala Suku dari Kampung Sarati (Yan Natama), Konstan Natama, Agus Fet, dan Daniel Mairai.

    Pada pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan keluhan dan kondisi pembangunan di kampung mereka, seperti: permasalahan perabot gereja yang kurang, masalah kesehatan, pendidikan dan transportasi.

    Bupati Bernadus Imburi yang baru dilantik Februari 2016 lalu, dalam pertemuan tersebut menyampaikan perhatian pemerintah atas rencana pembangunan jalan, “Kalau pemerintah sendiri, jalan tra bisa masuk ke kampung, namun dengan adanya perusahaan maka bisa ada pembangunan jalan”, kata Bernadus Imburi.

    Pandangan Bupati tersebut membuat masyarakat kecewa, karena terkesan Bupati berkeinginan memasukkan perusahaan beroperasi di wilayah mereka, padahal masyarakat sudah  menyampaikan sikap menolak perusahaan.

    Jupiter Natama, salah satu warga yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan “Kami kecewa dengan Bupati yang kami pilih. Bupati tidak menjawab bagaiaman keadaan pembangunan dan kebutuhan masyarakat, malah Bupati hanya mengundang masyarakat untuk membicarakan perusahaan yang sudah ditolek masyarakat, jelas Jupiter.

    Perusahaan PT. Wanakayu Hasilindo memang menjanjikan pembangunan dan pembayaran uang kompensasi. Tetapi masyarakat tetap bersikeras dengan sikapnya menolak perusahaan, “Kami tidak jual tanah”, kata Sarmeza Murai tegas.

    Ompai (Wasior), Ank, Mei 2016

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on