Agustus 2015, Bernadus Gilik dan Lukas Do, menemukan hutan adat mereka telah ditambatkan patok perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Henrison Inti Persada (HIP).
Film pendek ini memuat suara korban tentang aktivitas perluasan areal kebun kelapa sawit PT. HIP, tanpa ada informasi, musyawarah dan kesepakatan dengan masyarakat. Masyarakat meminta perusahaan PT. HIP menghentikan perluasan kebun karena yang sudah ada saja tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

Share on

Kategori

Subscribe

Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

    Berkomentar

    Leave A Comment

    Berita Terkait

    Jelajahi berita lainnya:

    BERITA LAINNYA

    Agustus 2015, Bernadus Gilik dan Lukas Do, menemukan hutan adat mereka telah ditambatkan patok perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Henrison Inti Persada (HIP).
    Film pendek ini memuat suara korban tentang aktivitas perluasan areal kebun kelapa sawit PT. HIP, tanpa ada informasi, musyawarah dan kesepakatan dengan masyarakat. Masyarakat meminta perusahaan PT. HIP menghentikan perluasan kebun karena yang sudah ada saja tidak memberikan manfaat kepada masyarakat.

    Share on

    Kategori

    Subscribe

    Berlangganan newsletter bulanan kami untuk menerima semua berita dan artikel terbaru langsung ke email Anda.

      Berkomentar

      Leave A Comment

      Berita Terkait

      Jelajahi berita lainnya:

      BERITA LAINNYA
      Share on