Surat Keberatan PT. PPM

0
150

Kamis (04/04/2019) Manager Komunikasi dan Media Engagement PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk, Victor Tjahjadi, mengirimkan email terkait tanggapan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Permata Putera Mandiri (PPM), tentang artikel pada Pusaka.or.id (22/03/2019): Pengakuan Hendrik Gue Membuat Perjanjian Dibawah Umur

Dalam lampiran email, Kepala Hubungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan, Gritje Fonataba, menyampaikan surat keberatan atas dimuatnya artikel tersebut, yang penulisannya tidak berimbang dalam pengungkapan fakta (selengkapnya isi surat dibaca disini: Surat Keberatan PT. PPM)

PPM merupakan anak perusahaan Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Group, yang beroperasi di daerah Distrik Kais dan Inanwatan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat. Ada dua perusahaan perkebunan kelapa sawit milik ANJ lainnya di daerah ini, yakni PT. Putera Manunggal Perkasa dan PT. Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT, dahulu PT. Pusaka Agro Mandiri), keseluruhan luas areal perkebunan kelapa sawit milik perusahaan ANJ Group di Sorong Selatan dan Maybrat sebesar 68.332 hektar.

Dari Pihak Pusaka melalui email meminta pihak PT. PPM memberikan salinan Surat Perjanjian Pelepasan Hak Ulayat dan dokumen Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Kepala Hubungan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan, Gritje Fonataba, telah menanggapi dan menuliskan bahwa “kami tidak dapat memberikan Perjanjian Pelepasan kepada Pusaka, karena Pusaka bukan pihak yang terkait langsung dengan perjanjian tersebut. Untuk alasan yang sama, kami pun tidak dapat memberikan dokumen HGU kepada Pusaka”.

Pusaka juga minta salinan dokumen perjanjian dan HGU kepada Hendrik Gue, yang disebutkan sebagai perwakilan Kepala Marga. Hendrik mengaku sudah pernah mendengar dari perusahaan tentang dokumen dimaksud, tapi Hendrik belum pernah membaca dan memiliki perjanjian yang ditandatangani dan HGU perusahaan atas tanah mereka hingga saat ini.

“Perusahaan minta saya buat surat permintaan mendapatkan salinan surat perjanjian”, kata Hendrik Gue.

Ank, April 2019