• Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jawa Timur menggagalkan pengiriman dan transaksi jual beli biji plastik (Polypropylene) impor ilegal. Tudji/VIVAnews (Tudji Martudji )

Legislator Kaltim Berharap Pengesahan RAPERDA Adat Hentikan Perebutan Paksa Lahan oleh Perusahan

2015-04-06T10:45:03+07:00

Anggota DPRD Kaltim Marthinus mengharapkan rancangan peraturan daerah (raperda) Perlindungan Masyarakat Adat, bisa segera disahkan oleh Dewan bersamaan dengan rancangan aturan lainnya yang tengah dirumuskan. Menurut Martinus di Samarinda, Minggu,

Legislator Kaltim Berharap Pengesahan RAPERDA Adat Hentikan Perebutan Paksa Lahan oleh Perusahan2015-04-06T10:45:03+07:00
  • hamparan semak belukar di pesisir utara Tanah Papua, wilayah adat suku besar Yerisiam

Minta Otsus Presiden Panggil Pejabat Kaltim

2015-01-20T11:13:01+07:00

TEMPO.CO, Jakarta-Provinsi Kalimantan Timur sudah menyampaikan tuntutan otonomi khusus pada pemerintah pusat. Pemerintah pusat merespons tuntutan ini dengan memanggil semua kepala daerah di Kaltim. "Presiden mengundang semua wali kota dan

Minta Otsus Presiden Panggil Pejabat Kaltim2015-01-20T11:13:01+07:00
  • MISKIN: Seorang pejabat Kaltim sedang memantau keberadaan warga perbatasan yang kondisi perekonomiannya di bawah garis kemiskinan.

Kelaparan, Warga 10 Desa di Kaltim Ingin Pindah ke Malaysia

2014-11-14T11:44:21+07:00

Ketika Perhatian Pemerintah Dianggap Tak Sungguh-sungguh di Perbatasan RI. Isunya ada warga dari sepuluh desa di perbatasan Kaltim-Malaysia mau pindah. Ironisnya kepindahan mereka lantaran pemerintah dianggap tak serius terhadap nasib

Kelaparan, Warga 10 Desa di Kaltim Ingin Pindah ke Malaysia2014-11-14T11:44:21+07:00
  • Perum-Perhutani-Bangun-Pabrik-Sagu-Senilai-Rp112-M-Foto-Hendra-Okezone.jpg

RAPERDA Adat dari Papua hingga Kaltim

2014-09-04T16:00:12+07:00

Raperda Hak Ulayat dan Raperda Hukum Adat Jadi ‘PR’ Bagi Anggota Dewan Terpilih MERAUKE–Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Ir. Leonardus meminta agar anggota DPRD Kabupaten Merauke terpilih periode 2015-2018, melanjutkan penggodokan

RAPERDA Adat dari Papua hingga Kaltim2014-09-04T16:00:12+07:00
Go to Top