• Salah seorang kepala dusun di Nabire yang dusunya dikelola perkebunan sawit PT. Nabire Baru dan PT. Sariwana Adi Perkasa memasang plang “Nama Saya Bukan Janji” lantaran dia kesal dengan janji para penebang kayu yang berpesan kepadanya bila datang ke hutan mereka bawa pesanan yang dia pesan. Tapi, sampai perjumpaan mereka untuk kesekian kalinya, janji itu tidak ditepati dan para pembawa janji itu beralasan ini itu. Dengan kesal, plang bertulis itu tancap sudah di jalan masuk dimana aktivitas penebang kayu dilakukan. IMG_7611

Perda tentang Damang dan Mantir Digodok

2015-06-18T15:26:28+07:00

Belum adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Damang dan Mantir di Kabupaten Murung Raya (Mura) membuat para pemuka adat dalam menjalankan tugas kesehariannya mau tidak mau mengikuti Perda yang ditetapkan oleh

Perda tentang Damang dan Mantir Digodok2015-06-18T15:26:28+07:00

Pemkot Ambon Berkomitmen Dorong Perda Hutan Adat

2014-11-01T12:13:11+07:00

Ambon-Tatanan masyarakat adat di Maluku masih berlaku sampai dengan saat ini, bahkan mengalami penguatan dengan mempertahankan originalitas dan implementasi nilai-nilai adat di tengah masyarakat. Oleh karena itu diharapkan peran penting

Pemkot Ambon Berkomitmen Dorong Perda Hutan Adat2014-11-01T12:13:11+07:00
  • Dialog Masyarakat Adat Waropen dengan pemerintah daerah dan DPRD Waropen

DPRD Waropen Menetapkan Perda Prolegda untuk Rancangan Perda Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat

2014-07-14T11:56:39+07:00

Urfas, 6 Desember 2012 Ketua DPRD Waropen, Penehas Hugo Tebay, STh, mengungkapkan Rancangan Perda Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat yang diusulkan oleh DAD (Dewan Adat Daerah) Waropen, sudah diagendakan

DPRD Waropen Menetapkan Perda Prolegda untuk Rancangan Perda Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat2014-07-14T11:56:39+07:00
Go to Top