• Petani melakukan aksi protes dengan menginap di Lokasi perkebunan sawit PT.BSK, tuntut penyelesaian sengketa lahan. (Foto: beritasampit.co.id)

PROTES KERAS: Atas Kesewenang-wenangan Aparat Keamanan dan Perusahaan PT. Bumi Sawit Kencana yang Menembak Petani Warga Desa Tangar

2020-11-24T17:28:19+07:00

Pada Senin, 18 Desember 2017 kemarin, dua petani warga Desa Tangar, Kecamatan Mantaya Hulu , Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, bernama Agus dan Abu Saman, menjadi korban kekerasan dan

PROTES KERAS: Atas Kesewenang-wenangan Aparat Keamanan dan Perusahaan PT. Bumi Sawit Kencana yang Menembak Petani Warga Desa Tangar2020-11-24T17:28:19+07:00

Menuntut Hak Petani di Kalteng Justru Ditahan Polisi

2015-03-26T15:51:31+07:00

Nanga Bulik- Sungguh malang nasib orang kecil yang tinggal di sekitar hutan. Ketika kawasan hutan yang diwarisi dari leluhur diobrak-abrik oleh perusahaan, dan mereka mencoba menuntut hak mereka, malah kehidupan

Menuntut Hak Petani di Kalteng Justru Ditahan Polisi2015-03-26T15:51:31+07:00
  • areal konsesi sawit PT.Nabire Baru di Tanah Ulayat Suku Besar Yerisiam, Papua, jepretan bulan agustus 2014, @Arkilaus Baho-pusaka IMG-20140809-00076

Kepala Suku Yerisiam Lapor PT. Nabire Baru ke Polisi

2015-01-19T08:56:17+07:00

PT. Nabire Baru dilaporkan oleh suku besar Yerisiam ke polisi terkait ganti rugi. Kepala Suku setempat, Simon Petrus Hanebora telah melayangkan surat resmi kepada pihak polisi Nabire, 15 Januari 2015.

Kepala Suku Yerisiam Lapor PT. Nabire Baru ke Polisi2015-01-19T08:56:17+07:00
  • Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, Kompas.com/Ananda Eka Putra

Warga Adat Dayak Tewas Ditembak Polisi, Presiden MADN Bereaksi

2014-10-27T12:16:51+07:00

PALANGKARAYA, KOMPAS.com—Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Agustin Teras Narang berdukacita atas meninggalnya Inus (35), seorang warga adat Dayak Meratus, di Kalimantan Selatan. Inus diduga terkena tembakan polisi saat mengambil

Warga Adat Dayak Tewas Ditembak Polisi, Presiden MADN Bereaksi2014-10-27T12:16:51+07:00
Go to Top