Berta Cáceres, seorang aktivis lingkungan dan masyarakat adat di Honduras, dibunuh oleh dua orang penyerang di rumahnya di La Ezperanza, provinsi Intibuca, Honduras, Kamis (3/3/2016)

Berta Cáceres, Aktivis Masyarakat Adat Honduras, Dibunuh Di Rumahnya

Dunia Bergerak 5 Maret 2016 | 1:46 Berta Cáceres, seorang aktivis lingkungan dan masyarakat adat di Honduras, dibunuh oleh dua orang penyerang di rumahnya di La Ezperanza, provinsi Intibuca, Honduras, Kamis (3/3/2016). Pihak keluarga yakin, pembunuhan...

Konflik Warga: Peta Asli Batas Tanah Harus Ditunjukkan

Kompas, 8 Oktober 2012, Larantuka, Kompas-Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, harus menunjukkan tata batas asli tanah yang disengketakan antara Desa Riang Bunga dengan Desa Lewonara, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur. Selama tata...

Surat Koalisi: Wujudkan Keadilan Gender dalam Penanganan Perubahan Iklim

Saat ini (Des 2014), Pertemuan Para Pihak (Conference of the Parties, COP) ke 20 terkait Perubahan Iklim sedang berlangsung di Lima, Peru COP dari waktu ke waktu selalu menyita perhatian dan menjadi ajang pertarungan...

Pemerintah Akan Bentuk Badan Khusus Untuk Restorasi Gambut

Jumat 13 Nov 2015, 10:38 WIB Mulya Nur Bilkis - detikNews Jakarta - Pemerintah berencana membuat Badan Restorasi Gambut. Badan ini dibentuk khusus untuk merestorasi gambut dalam kurun waktu kurang lebih 5 tahun. "Pemerintah mengonsep Badan Restorasi...

Kembangkan Kelapa Sawit, Pemerintah Diminta Tinjau Ekologi dan Ekosistem

By Media Papua on 11/01/2016 Metropolis Manokwari, Mediapapua.com – Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit di Provinsi Papua Barat, pemerintah disarankan lebih memanfaatkan perkebunan yang telah ada. Pasalnya pembukaan lahan baru untuk perkebunan sawit butuh kehati-hatian pada...

Konflik Masyarakat Adat Tidak Ditangani Serius

PERKEBUNAN SAWIT Jakarta, Kompas - Konflik setelah pemberian konsesi lahan untuk perusahaan perkebunan sawit oleh pemerintah terhadap masyarakat adat tidak ditangani dengan serius. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia memberikan advokasi terhadap masyarakat adat Suku Anak Dalam...
Kegiatan Survei Pemetaan di Merauke

Program Pemerintah Daerah Ditunggu

Jakarta, Kompas 28 September 2011-Pasca-Penetapan Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca, pemerintah menunggu program kerja pemerintah daerah untuk mereduksi emisi gas rumah kaca. Peraturan presiden (perpres)...
hari-lingkungan-hidup-aktivis-walhi-gelar-unjuk-rasa-di-kpu-005-dru-300x190

Siaran Pers Hari Lingkungan Hidup 2014

Saatnya Penyelamatan Pesisir Laut Tolak Reklamasi dan Tambang di Pulau-Pulau Kecil Salam adil dan Lestari-Indonesia sebagai negara strategis terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudera (Pasifik dan Hindia) dan hal ini menjadikan...
Aksi SAD Januari 2016 (Foto: Joko dari Aktivis Petani di Jambi)

BANYAK DIJADIKAN HTI Keberadaan Gambut Terancam

Selasa, 05 Januari 2016 12:41 WIB JAKARTA (HN) - Kelestarian puluhan juta kondisi gambut di sejumlah wilayah di Indonesia terancam. Fenomena ini akibat tidak seriusnya pemerintah terhadap keberlangsungan ekosistem hutan gambut. Padahal, gambut penyangga utama...

Dayaks wants to end ancestral land grab

Rabu, 26 Oktober 2011 00:00 Members of the Dayak Ngaju tribe in Central Kalimantan say they have lost their ancestors’ land to the government, oil palm plantations and mining companies. Representatives from four villages claimed that...

Latest

PUBLIKASI